3Adanya kombinasi atau perpaduan model busana barat dan busana lo-kal yang menjadi trend terbaru dalam berbusana. 4. Berkembangnya pariwisata Bali ter-utama orang-orang suka dengan bu-daya dan busana Bali, sehingga ban-yak menjadi barang dagangan untuk para turis-turis yang datang ke Bali. 5. Berkembangnya trend (Fashion) bu- Begitujuga dengan jenis pesta yang dihadiri seperti pesta perkawinan, pesta ulang tahun, pesta selamatan, dan lain-lain. Setiap kesempatan pesta, menuntut penampilan yang berbeda pula. Pakaian untuk pesta siang hendaklah dipilih bahan yang sedikit mewah tetapi tidak berkilau. Sebaliknya untuk menghadiri pesta malam, dapat dipilih pakaian dari Berdasarkanpenjelasan diatas penyusun menyimpulkan bahwa busana pesta pagi atau siang adalah busana yang dikenakan pada acara pesta antara pukul 09.00 WIB – 15.00 WIB dengan model busana seperti rok dan blus, gaun ataupun busana daerah dengan bahan yang menyerap keringat dan tidak bekilau. b. Busana Pesta Sore PengertianBusana Pesta. by 11.33.00. 0. Pengertian busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta, dimana pesta terebut dibagi menurut waktunya yakni pesta pagi, pesta siang dan pesta malam (Prapti Karomah dan Sicilia Sawitri, 1998). Menurut menurut Enny Zuhni Khayati (1998: 3) busana pesta adalah busana Mendefinisikandan mengidentifikasikan jenis-jenis gaun sesuai kesempatan. 3. Materi Prinsip : Etika keselamatan kerja dan menjahit sesuai dengan langkah-langkah yang sudah dibuat. 4. Materi Prosedural : Teknik dan prosedur memotong, memberi tanda, dan menjahit gaun ( busana pesta ). E. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN :Pendekatan BUSANAPESTA 1. Pengertian Busana Pesta Menurut Sri Widarwati (1993) busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta baik pesta pagi hari, pesta siang hari, maupun malam hari. Busana pesta dibuat dari bahan yang bagus dengan hiasan yang menarik sehingga kelihatan istimewa. Teknik jahit dan penyelesaiannya menggunakan teknik halus Sesuaidengan namanya busana pesta dapat didefinisikan sebagai salah satu model busana yang didesain husus untuk dikenakan pada kesempatan pesta baik pagi hari, siang hari dan malam hari. busana pesta biasanya lembut, licin, mengkilap, tidak kaku dan tidak tebal, serta mampu memberikan kesan nyaman pada waktu dikenakan. Sumber : http Harapannya, dengan adanya fashion week, dan gelaran fesyen lain, bisa jadi kesempatan ekspansi, terlebih dengan virtual showcase juga bisa jadi jalan dan kontribusi ekonomi Indonesia," kata Anwar melalui diskusi daring, Kamis (22/10).. Ia optimistis bahwa fesyen dan busana Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain. Menurut Anwar, kekuatan DownloadCitation | Eksplorasi Bunga Rafflesia Arnoldi dalam Pembuatan Busana Pesta Malam | Busana merupakan kebutuhan pokok manusia untuk melindungi dan menutupi tubuhnya. Busana seiiring JurnalBosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Volume 9, Nomor 3, November 2018 222 PENGEMBANGAN BUSANA PESTA MALAM DENGAN SUMBER IDE DARI MITOLOGI KERAJAAN YUNANI Apakahmakna rohani dari pakaian pesta dalam perumpamaan ini? Perhatikan gambar 3. Akibat dosa, manusia telanjang di hadapan Tuhan. Tetapi oleh pengorbanan Yesus di Golgota, Yesus memberi kita pakaian kebenaran. Supaya pada saat Yesus datang kedua kali, jangan sampai kita tidak didapati dalam keadaan tidak mengenakan pakaian pesta, Wahyu 3:17 kitalihat pengelompokan busana menurut kesempatan antara lain: a. Busana Pesta Busana pesta adalah busana yang dipakai untuk menghadiri suatu pesta. Dalam memilih busana disesuaikan dengan tempat pesta dan waktu pestanya. b. Busana Olahraga Busana olahraga adalah busana yang dpakai untuk melakukan olahraga. Desain olahraga disesuaikan Kitamengundang orang atau sebaliknya orang mengundang kita, untuk menghadiri sebuah pesta, KARENA MENGHARGAI. Kita menghargai orang itu atau orang itu menghargai kita. Penghargaan yang timbal-balik. Tempat yang pantas, makanan pesta, hadir pada waktunya, pakaian yang ‘pantas’ adalah bentuk nyata dari laku penghargaan itu. Penghargaan satu 3 Karakteristik Busana Pesta Busana pesta menurut waktu dan pemakaiannya dapat dibedakan menjadi beberapa macam yaitu busana pesta pagi, siang, sore, dan malam hari. Tentu saja model dan perhiasan serta pelengkapnya berbeda Menganalisisbusana pesta Menganalisis busana pesta 2 1. kesempatan waktu 2. hiasan yang terdapat di baju 3. panjang busana 4. potongan. Menganalisis busana pesta 2.docx - Menganalisis busana School Universitas Terbuka; Course Title CIS MISC; Uploaded By DrStork1722. Pages 2 rcbz5D. Busana dalam pengertian luas adalah segala sesuatu yang dipakai dari kepala sampai ujung kaki yang memberi kenyamanan dan menampilkan keindahan bagi si pemakai. Busana mutlak itu termasuk busana pokok,yang dikatakan busana pokok yaitu BLUS,ROK,baju,BB,Kebaya, dan busana dalam. Menurut waktu dan pemakaiannya busana pesta dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu a. Busana Pesta Pagi atau Siang Menurut Prapti Karomah dan Sicilia Sawitri 1986 10 busana pesta pagi atau siang dapat memakai busana Barat atau Timur atau busana Nasional. Pada pesta perkawinan lebih baik menggunakan busana Nasional. Busana pesta pagi dipilih warna yang cerah, berkesan lembut dengan bahan yang menyerap keringat dan pemilihan warna cenderung lebih muda tetapi tidak berkilau. Sedangkan menurut Enny Zuhni Khayati 1998 2 busana pesta pagi atau siang adalah busana yang digunakan pada acara pesta yang diselenggarakan antara pukul WIB – WIB. Busana yang dipakai sehari – hari untuk berbagai kesempatan baik yang bersifat resmi maupun tidak resmi diwaktu matahari bersinar. Menurut Prapti Karomah 1998 9 untuk 75 busana pesta pagi atau siang sebaiknya memilih bahan yang agak kaku, bahan tidak terlalu tebal, menyerap keringat dan pemilihan warna tidak terlalu gelap. Berdasarkan penjelasan diatas penyusun menyimpulkan bahwa busana pesta pagi atau siang adalah busana yang dikenakan pada acara pesta antara pukul WIB – WIB dengan model busana seperti rok dan blus, gaun ataupun busana daerah dengan bahan yang menyerap keringat dan tidak bekilau. b. Busana Pesta Sore Bahan lebih baik dari pada untuk pesta pagi/ siang. Warna lebih menyolok atau lebih gelap. Perhiasan jangan terlalu berkilau Prapti Karomah dan Sicilia Sawitri, 1986 10. Sedangkan menurut Enny Zuhni Khayati 1998 2 busana pesta sore adalah busana yang dipakai pada kesempatan sore menjelang malam. Berdasarkan pendapat diatas penulis menyimpulkan bahwa busana pesta sore adalah busana dengan model lebih baik daripada untuk pesta pagi atau siang yang digunakan pada kesempatan pesta sore dengan pemilihan perhiasan yang tidak terlalu berkilau. c. Busana Pesta Malam Busana untuk pesta malam merupakan busana yang paling mewah, terutama bagi wanita Prapti Karomah dan Sicilia Sawitri, 1986 10. Menurut Chodiyah dan Wisri A Mamdy 1982 171 busana pesta malam adalah busana yang dibuat dari bahan yang bagus 76 dengan hiasan yang menarik sehingga kelihatan istimewa, yang dipakai pada malam hari. Sedangkan menurut Enny Zuhni Khayati 1998 3 busana pesta malam ialah busana pesta yang dikenakan pada kesempatan malam hari. Berdasarkan penjelasan di atas penyusun menyimpulkan bahwa busana pesta malam adalah busana yang dikenakan pada kesempatan malam hari dengan bahan yang bagus dan hiasan yang menarik sehingga kelihatan istimewa. Menurut kesempatannya busana pesta dapat digolongkan menjadi dua macam, Prapti Karomah, 1990 9 yaitu 1 Undangan Resmi Undangan resmi yaitu upacara kenegaraan dilapangan atau di dalam gedung, serah terima jabatan, wisuda di perguruan tinggi, upacara akad nikah, resepsi perkawinan dan lain – lain. 2 Undangan Tidak Resmi Undangan tidak resmi yaitu selamatan syukuran, ulang tahun, perpisahan, dan sebagainya. Busana pesta terdiri dari gaun, blus, rok, busana Nasional dan busana daerah. Oleh sebab itu dalam pemilihannya perlu dibedakan busana acara resmi atau busana acara tidak resmi. 77 3. Karakteristik Busana Pesta Menurut Enny Zuhni Khayati 1998, busana pesta menurut waktu dan pemakaiannya dapat dibedakan menjadi beberapa macam yaitu busana pagi, siang, sore dan malam. Dalam pembuatan busana pesta ada hal – hal yang perlu diperhatikan antara lain a. Model/ Siluet Busana Pesta Siluet busana ada bermacam-macam baik berupa gaun, rok, blus, celana dan sebagainya, masing–masing mempunyai bentuk yang bervariasi Widjiningsih, 1994 70. Menurut Arifah A Rianto 2003 132 siluet adalah garis sisi luar atau garis sisi bayangan luar dari sebuah model busana atau pakaian. Sedangkan menurut Chodiyah 1982, siluet pada busana dibagi menjadi dua bagian yaitu siluet dasar A, X, I, H, Y dan siluet gabungan misal antara X dan I, H, dan X. Berdasarkan penjelasan di atas penulis menyimpulkan bahwa siluet adalah bentuk luar atau garis sisi bayangan luar dari suatu desain busana. b. Bahan Busana Pesta Busana pesta dibuat dari bahan yang bagus dengan hiasan yang menarik sehingga kelihatan istimewa. Bahan yang digunakan ialah beledu, kain renda, chiffon, lame, sutera, dan lain – lain Chodiyah dan Wisri A Mamdy, 1982 166. Bila menggunakan bahan yang bermotif sebaiknya dipilih garis model yang sederhana agar keindahan bahan 78 tersebut tidak rusak, bila ingin memakai kain yang tembus terang maka harus dilapisi lapisan atau furing dengan warna yang senada atau kontras. Menurut Porrie Muliawan 1994 77 busana pesta malam biasanya menggunakan bahan mewah. Sedangkan menurut Sri Widarwati 2000 70 bahan yang bisa digunakan untuk busana pesta antara lain beledu, kain renda, lame, sutera dan sebagainya. c. Warna Bahan Busana Pesta Untuk kesempatan pesta malam warna bahan yang digunakan adalah warna – warna yang menyala atau menyolok, warna – warna cerah dan warna – warna gelap atau tua Sri Widarwati, 1993 12. Busana pesta malam merupakan busana yang paling mewah terutama bagi wanita, maka bahan yang baik adalah warna gelam atau mencolok, berkilau, dengan tenunan benang emas atau perak. Sedangkan menurut Porrie Muliawan 1994 77 busana pesta malam biasanya memilih warna – warna terang. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa warna busana pesta harus disesuaikan dengan waktu pemakaiannya. d. Teksur Bahan Busana Pesta Tekstur adalah keadaan permukaan suatu benda baik benda alam maupun buatan Atisah Sipahelut dan Petrusumadi, 1991 17. Menurut Sri Widarwati 2000 14 tekstur merupakan sifat permukaan benda yang dapat dilihat dan dirasakan. Sifat – sifat permukaan tersebut antara lain kaku, lembut, kasar, halus, tebal, tipis dan tembus 79 terang transparan. Sedangkan menurut Enny Zuhni Khayati 1998 45 tekstur bahan untuk busana pesta biasanya lembut, licin, berkilau, tidak kaku, dan tidak tebal dan juga memberikan rasa nyaman pada saat dipakai Berdasarkan penjelasan di atas penyusun menyimpulkan bahwa tekstur bahan busana pesta adalah keadaan permukaan suatu benda baik benda alam maupun buatan yang dapat dilihat dan dirasakan. Cara penerapan untuk untuk busana pesta malam misalnya untuk undangan resmi sebaiknya memakai siluet A dengan ukuran longdress, menggunakan bahan satin berwarna hitam berkilau bertekstur halus dipadukan dengan sutera bertekstur tembus terang. Busana pesta merupakan busana yang dipakai pada kesempatan pesta yah ladies. Adapun penggolongan busana pesta berdasarkan kesempatannya, antara lain 1. Busana Pesta Pagi Busana pesta pagi atau siang adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta antara pukul Busana pesta ini dijahit dari bahan yang bersifat halus, lembut, menyerap keringat dan tidak berkilau, sedangkan pemilihan warna sebaiknya dipilih warna yang lembut tidak terlalu gelap. Gambar Busana pesta pagiSumber 2. Busana Pesta Sore Busana pesta sore adalah busana yang dikenakan pada kesempatan sore menjelang malam. Pemilihan bahan sebaiknya bertekstur agak lembut dengan warna bahan yang cerah atau warna yang agak gelap dan tidak mencolok. Gambar Busana pesta sore Sumber 3. Busana Pesta Malam Busana pesta malam adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta malam hari. Pemilihan bahan yang dipakai biasanya bertekstur lebih halus dan lembut dengan model busana yang kelihatan mewah atau berkesan glamour. Warna busana maupun hiasannya yang digunakan lebih mencolok. Gambar Busana pesta malam Sumber 4. Busana Pesta Malam Resmi Busana pesta malam resmi adalah busana yang dikenakan pada saat pesta resmi, biasanya dijahit dengan mode yang sederhana dan berlengan tertutup sehingga kelihatan rapi dan sopan tetapi tetap terlihat mewah. Gambar Busana pesta malam resmi Sumber 5. Busana Pesta Malam Gala Busana pesta malam gala adalah busana pesta yang dipakai pada kesempatan pesta di malam hari, dengan mode yang dijahit terbuka, glamour, mewah. Misalnya Backlees punggung terbuka, busty look dada terbuka, decolette look leher terbuka dan lain sebagainya. Gambar Busana pesta malam gala Sumber Sudah paham kan tentang penjelasan yang mimin kasih di atas. Semoga bermanfaat. Sumber 1. Pengertian Busana Pesta Busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta, dimana pesta terebut dibagi menurut waktunya yakni pesta pagi, pesta siang dan pesta malam Prapti Karomah dan Sicilia Sawitri, 1998 10. Menurut menurut Enny Zuhni Khayati 1998 3 busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta baik pagi hari, siang hari dan malam hari. Sedangkan menurut Chodiyah dan Wisri A. Mamdy 1982 166 busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta, biasanya menggunakan bahan yang berkualitas tinggi dengan hiasan dan perlengkapan yang bagus dan lengkap sehingga kelihatan istimewa. Jadi busana pesta adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta baik pesta pagi, pesta siang, pesta sore maupun pesta malam hari, dimana busana yang dikenakan lebih istimewa dibandingkan dengan busana sehari-hari, baik dari segi bahan, teknik 62 jahit, desain maupun hiasannya. 2. Penggolongan Busana Pesta Menurut Chodiyah dan Wisri A. Mamdy 1982 166 busana pesta berdasarkan waktu pemakaiannya dapat dibedakan menjadi a. Busana Pesta Pagi Busana pesta pagi adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta pagi hari. Untuk busana pesta pagi hari, dipilih warna yang lembut yaitu biru, hijau, ungu, warna-warna muda dan cerah serta bahan yang digunakan bisa dari bahan sutera, batik dan lain-lain. Menurut Prapti Karomah 1990 motif bahan untuk busana pesta pagi hari adalah bunga, polos atau bentuk geometris. Dan model yang dipakai adalah bentuk leher berkrah atau tanpa krah, lengan pendek, ¾ atau panjang, rok suai, lingkaran atau ½ lingkaran, kerut dan lipit. Sedangkan untuk pelengkap yang digunakan lebih sederhana dari pesta malam yaitu perhiasan emas tetapi tidak berlebihan, sepatu tinggi dan tas berkilau. b. Busana Pesta Sore Busana pesta sore adalah busana yang dikenakan untuk kesempatan pesta baik yang bersifat resmi atau tidak resmi pada waktu sore hari Enny Zuhni Khayati, 1998 3. Bahan untuk busana pesta sore lebih baik dari busana pesta pagi atau siang, model lebih bervariasi, warna bahan lebih menyolok atau lebih gelap dan cenderung hampir sama dengan busana pesta malam hari. Perhiasan yang dipakai 63 sebaiknya tidak berkilau. c. Busana Pesta Malam `Busana pesta malam adalah busana yang dikenakan pada kesempatan pesta malam hari dari waktu mulai matahari terbenam sampai waktu berangkat tidur baik bersifat resmi atau tidak resmi Enny Zuhni Khayati, 1998 3. Model dan perhiasan busana pesta malam lebih mewah dari pada busana pesta pagi maupun pesta sore hari. Busana pesta malam biasanya memilih bahan yang berkualitas lebih halus, lembut jika dibandingkan dengan busana pesta pagi maupun sore hari, bahan yang digunakan seperti chiffon, organsa, taffeta, satin, beledu dan bahan-bahan yang berkilau, dipilih warna-warna yang agak tua seperti hitam, biru tua, coklat tua, merah dan sebagainya. Pelengkap busana untuk pesta malam sesuai dengan model, bahan, warna dan tidak berlebihan, menggunakan sepatu bertumit tinggi dari kulit halus atau dari kain, dan perhiasan yang digunakan lebih mewah dari pada busana pesta pagi maupun pesta sore hari. d. Busana Pesta Malam Resmi Menurut Enny Zuhni Khayati 1998 dan Sri Widarwati 1993 busana pesta malam resmi adalah busana yang dikenakan pada saat resmi, mode masih sederhana, biasanya berlengan tertutup sehingga kelihatan rapi dan sopan tetapi terlihat mewah. e. Busana Pesta Gala 64 busana malam gala adalah pesta yang dipakai pada malam hari untuk kesempatan pesta, dengan ciri-ciri mode terbuka, glamour, mewah. Misal Blacklees punggung terbuka, busty look dada terbuka, decolotte look leher terbuka dan lain-lain. 3. Karakter Busana Pesta Busana pesta menurut waktu dan pemakaiannya dapat dibedakan menjadi beberapa macam yaitu busana pesta pagi, siang sore, dan malam hari. Tentu saja desain dan perhiasan serta pelengkapnya berbeda-beda sesuai dengan waktu dan kesempatan pakainya. Berbeda dengan busana-busana pesta lain, busana-busana pesta malam adalah busana-busana pesta yang dikenakan untuk kesempatan pesta di waktu malam hari dimana desain busana dan perhiasan serta pelengkapannya lebih eksklusif dan lebih mewah. Dari uraian di atas dapat diketahui karakter busana pesta malam yaitu 1. Model/ Siluet Busana Pesta Desain busana pesta malam dapat mempunyai ciri khas berupa Desain terbuka dan glamour atau mewah. Maka terbuka disini adalah menampakan sebagian anggota badan misalnya desain dengan garis leher diturunkan off shoulder, deccolotte look, halter, bustie look, dan sebagainya. Bila desain berupa gaun panjang biasanya menggunakan belahan yang tinggi untuk memudahakan jalannya si pemakai. Siluet adalah bemtuk luar desain busana. Ada enam macam siluet yaitu siluet 65 A, I, H, Y, S, dan bustle Sri Widarwati, 19931. 2. Bahan Busana pesta Bahan busana pesta berupa textile, bahan textile adalah bahan yang berasal dari serat meliputi benang, tenunan maupun bukan tenunan. Bahan textile yang dimaksud meliputi tenunan, rajutan, kain dan renda. Bahan – bahan tersebut sangat berperan dalam penampilan dan mutu suatu busana. Kain termasuk bahan tekstil, karena diperoleh dari proses penenunan. Bahan yang digunakan untuk busana pesta adalah bahan yang bagus dengan hiasan yang menarik sehingga kelihatan istimewa Bahan – bahan yang digunakan antara lain beledu, kain renda, sutera, dan lain sebagainya. Bahan busana pesta yang digunakan pada umumnya mulai dari bahan yang lembut sampai bahan yang mencolok atau berkilau. 3. Warna Busana Pesta Warna dapat mencerminkan perasaan hati seseorang yang mengenakan busana. Warna yang gelap akan berkesan mengecilkan tubuh, sedangkan warna terang akan memberikan kesan gemuk. Untuk pemakain yang berkulit gelap disarankan memakai baju yang mempunyai unsur kekuningan. Wanita dewasa disarankan memakai warna pastel, hijau, biru karena warna-warna ini menimbulkan kesan dewasa, anggun dan tenang. Warna busana dan warna kulit mempunyai hubungan yang sangat erat. Jika dalam pemilihan warna 66 busana kurang sesuai dengan warna kulit , sering menimbulkan pandangan yang kurang enak. Untuk itu dalam menentukan warna busana harus melihat warna kulit si pemakai. 4. Tekstur Bahan Busan Pesta Tekstur adalah sifat permukaan dari suatu benda yang dapat dilihat dan dirasakan. Sifat-sifat tersebut antara lain kaku, lembut, halus, tebal, tipis, dan tembus terang transparan, Sri Wdidarwati, 199314. Tekstur terdiri dari bermacam-macam yaitu tekstur kaku, tekstur kasar, tekstur halus, tekstur lemas, tekstur tembus terang, tekstur mengkilap dan kusam rifah A Riyanto, 200347. Bahan yang digunakan untuk busana pesta malam adalah bahan yang halus, kasar, lembut, mengkilap dan tebal. Bisa juga busana ini menggunakan bahan tembus terang, tetapi harus dilapisi dengan bahan yang tebal atau bahan tembus terang hanya sebagai bahan busana bagian luar saja sedangkan untuk busana bagian dalam menggunakan bahan yang tebal. Tekstur bahan yang digunakan pada busana pesta malam adalah tekstur yang halu, lemas dan kasar.

busana pesta menurut kesempatan dan waktu